Langsung ke konten utama

Membuat Objek Cycle 3D Menggunakan Software Blender

Assalamualaikum wr.wb... Welcome back to my blog Kali ini aku akan membahas tentang Tutorial  Membuat Objek Cycle 3D Menggunakan Software Blender dengan pewarnaan, bayangan, dan  pencahayaan..soo langsung aja yuu ikuti langkah-langkah dibawah ini :))




  • Pertama-tama kalian buka terlebih dahulu Software Blendernya (Software Blender yang saya gunakan saat ini adalah versi 2.82 atau kalian bisa mendownloadnya di https://www.blender.org/download/ )

  • Setelah Software Blender dibuka seperti ini tampilan awalnya ya

  • Kemudian hapus object cubenya dengan cara klik object cubenya --> klik kanan pada mouse --> klik delete atau bisa dengan klik object --> tekan delete pada keyboard . Lalu kita akan membuat alasnya terlebih dahulu dengan menambahkan object baru dengan cara : tekan Shift + A --> pilih “Mesh”  --> klik “Plane”.
  • Kemudian tekan S pada keyboard untuk memperbesar object plane
  •  Kemudian kita akan membuat objek Cycle nya dengan cara: tekan tombol Shift+A pada keyboard --> pilih “Mesh” --> klik “UV Sphere”.
  • Untuk menaikan posisi object cycle nya klik dan tarik panah biru ke arah atas
  •    Untuk memperhalus object cycle dapat dilakukan dengan cara : klik kanan pada mouse --> pilih “Shade Smooth”.
  • Jika object kurang halus dapat diperhalus lagi dengan cara : klik “Modifier Properties” pada toolbar sebelah kanan.
  • Kemudian pilih “Add Modifier” --> klik “Subdivision Surface”.
  •   Selanjutnya kita akan membuat lighting dengan menambahkan object plane, dengan cara : tekan tombol Shift+A pada keyboard --> pilih “Mesh” --> klik “Plane”. Kemudian naikan objek plane dengan cara klik dan tarik panah biru ke arah atas.
  • Tekan S pada keyboard untuk memperbesar object plane.
  • Ubah metode rendernya dengan cara klik object yang dilingkari merah(toolbar sebelah kanan) lalu ubah bagian “Render Engine” lalu pilih “Cycles”.
  •  Kemudian pada kolom “Device” ubah ke “GPU Compute”.
  •  Arahkan kursor mouse ke ujung kanan panel (ikuti tanda panah merah) lalu klik dan drag
Hasilnya akan seperti gambar dibawah ini :
  •  Lalu klik “Editor Type” (ikuti tanda panah kuning) --> pilih “Shader Editor”.
  •   Klik “+ New” pada ujung kanan panel (ikuti tanda panah kuning), sebelumnya pastikan terlebih dahulu sudah klik object plane (yg di lingkari putih).
  • Kemudian akan muncul tampilan seperti ini, lalu delete note yg hijau (yang dilingkari merah).
  • Kemudian kita akan menambahkan material baru dengan cara : tekan Shift + A pada keyboard --> ketikan “Emission” pada kolom search --> tekan enter pada keyboard.
  • Hubungkan Emission ke Surface.
  • Untuk mengaktifkan Display Render dapat dilaukan dengan cara : Klik “Display Render Preview” (ikuti tanda panah kuning).
  • Selanjutnya kita akan menambahkan material baru dengan cara : tekan Shift + A pada keyboard --> ketikan “Blackbody” pada kolom search --> tekan enter pada keyboard. Hubungkan Color Blackbody ke Color Emission. 
  • Ganti range temperature Blackbody menjadi 4000.000 dan ganti juga strength Emission menjadi 7.000 (yang dikotaki merah)
  • Untuk membuat abstrak material dapat dilakukan dengan cara : klik “+ New” pada ujung kanan panel (ikuti tanda panah kuning), sebelumnya pastikan terlebih dahulu sudah klik object plane (yg di lingkari putih). Kemudian hapus material “Principled BSDF nya” dengan cara : tekan delete pada keyboard. 
  • Kemudian kita akan menambahkan material baru dengan cara : tekan Shift + A pada keyboard --> ketikan “Glossy BSDF” pada kolom search --> tekan enter pada keyboard.
  •  Hubungkan Glossy BSDF ke Surface.
  • Turunkan Roughness nya menjadi 0.000 (seperti yang dilingkari merah).
  • Selanjutnya kita akan mengganti backgroundnya menjadi hitam dengan cara : klik pengaturan Environment (yang dilingkari merah) --> ganti warna backgroundnya menjadi warna hitam (ikuti panah kuning).
  • Kemudian kita akan mencari material baru dengan cara : tekan Shift + A pada keyboard --> ketikan “Voronoi Texture” pada kolom search --> tekan enter pada keyboard.
  • Hubungkan Color Voronoi Texture  ke Color Glossy BSDF.
  • Kita akan membuat 1 texture lagi dengan cara : tekan Shift + A --> ketikan “Mustgrave Texture” pada kolom search --> tekan enter pada keyboard. Hubungkan Vector Mustgrave Texture  ke Vector Voronoi Texture.
  • Klik Render --> Render Image

























Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sejarah Demografi Indonesia

Sejarah Demografi Indonesia Demografi Indonesia berdasarkan sensus penduduk tahun 2010 memiliki jumlah penduduk sebesar 237.641.326 juta jiwa, menjadikan negara ini negara dengan  penduduk terbanyak ke-4 di dunia . Jumlah ini diperkirakan akan terus bertambah sehingga diproyeksikan pada tahun 2015 penduduk Indonesia berjumlah 255 juta jiwa hingga mencapai 305 juta jiwa pada tahun 2035. Pulau  Jawa merupakan salah satu daerah terpadat di dunia, dengan lebih dari 107 juta jiwa tinggal di daerah dengan luas sebesar  New York . Tingkat pertumbuhan populasi Indonesia antara tahun 2000 dan 2010 adalah sekitar 1.49 persen per tahun. Pertumbuhan tertinggi terjadi di propinsi Papua (5.46 persen), sementara pertumbuhan populasi terendah terjadi di propinsi Jawa Tengah (0.37 persen). Program Keluarga Berencana (KB) dikoordinasi oleh institusi pemerintah, yaitu Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). Program KB dimulai pada tahun 1968 semasa pemerin...

Klasifikasi Gaya Kepemimpinan di Perusahaan

Holla, Welcome back to my blog Kali ini saya akan membahas tentang Klasifikasi Gaya Kepemimpinan di Suatu Perusahaan okehh langsung aja yaa kita mulai… Pertama-tama mari kita bahas apa itu gaya kepemimpinan Gaya kepemimpinan dapat diartikan sebagai penampilan atau karakteristik khusus dari suatu bentuk kepemimpinan ( Follet, 1940; dikutip dari Gillies, 1996 ). Telah disebutkan bahwa gaya kepemimpinan tersebut dipengaruhi oleh sifat dan perilaku yang dimiliki oleh pemimpin. Karena sifat dan perilaku antara seorang dengan orang lainnya tidak persis sama, maka gaya kepemimpinan ( leadership style ) yang diperlihatkanpun juga tidak sama. Bertitik tolak dari pendapat adanya hubungan antara gaya kepemimpinan dengan perilaku tersebut, maka dalam membicarakan gaya kepemimpinan yang untuk bidang administrasi sering dikaitkan dengan pola manajemen ( pattern of management ), sering dikaitkan dengan pembicaraan tentang perilaku. Dasar yang dip...

Business, E-Bussiness, dan E-Commerce

Annyeonghaseyo... Welcome back to my blog Kali ini saya akan membahas tentang E-Bussiness dan E-Commerce yukk langsung kita bahas aja yaa... Pengertian Bussines  Bisnis merupakan suatu kegiatan yang dilakukan oleh perorangan maupun organisasi yang melibatkan aktivitas produksi, penjualan, pembelian, maupun pertukaran barang/jasa, dengan tujuan untuk mendapatkan keuntungan atau laba. Kata "bisnis" berasal dari bahasa Inggris, yaitu "business" yang artinya kesibukan. Apa yang dimaksud dengan kesibukan adalah melakukan suatu aktivitas atau pekerjaan yang memberikan keuntungan pada seseorang. Tujuan dari semua bisnis adalah untuk mendapatkan laba dengan memproduksi barang dan jasa yang dibutuhkan oleh masyarakat. Berikut ini adalah beberapa tujuan bisnis, yaitu : Untuk memperoleh keuntungan dari kegiatan bisnis. Menciptakan lapangan perkerjaan bagi masyarakat. Untuk menunjukkan prestise dan prestasi. Untuk menunjukkan eksistens...